Mengenai Saya
- PIK TOAK
- PIK TOAK merupakan kependekan dari pusat informasi dan konseling Titian obrolan anak kreatif, PIK TOAk merupakan PIK mahasiswa STIKES NU TUBAN prodi S1-keperawatan yang siap membantu mengatasi problem remaja saat ini,,,,
Blog Archive
-
▼
2012
(27)
-
▼
Januari
(22)
- Pemahaman Remaja Tentang HIV/AIDS Masih Minim
- Gantilah Pembalut Setiap 2-4 Jam
- 8 Mitos Seputar Edukasi Seks
- Makin Banyak Gadis Menunda Seks
- Edukasi Seks Sebaiknya Sejak Anak Dalam Kandungan
- Ajari Si Kecil Mengenal Bahaya HIV/AIDS
- Pendidikan Seks Untuk Anak Autis
- Bahaya Alkohol Kalahkan Kokain dan Heroin......
- Ketagihan Onani, Apa Dampaknya ???
- Pornografi Merusak Otak Anak
- Tanda-tanda Anak Mulai Puber
- Rokok Bisa Membunuh 8 Juta Orang per Tahun
- Kasus AIDS Tertinggi di Jawa Timur
- Pornografi Merusak Otak Anak
- 8 Mitos Seputar Edukasi Seks
- Seks Oral Sebabkan Kanker
- Membantu remaja memahami dirinya
- Faktor Penyebab Anak Berperilaku Agresif
- Psikologi Remaja, Karakteristik dan Permasalahannya
- Kepengurusan PIK TOAK 2012/2013
- PIK TOAK
- Pendidikan SEK Pada PAUD dan TK
-
▼
Januari
(22)
Rabu, 04 Januari 2012
Seks Oral Sebabkan Kanker
Berhati-hatilah dengan seks oral. Para ilmuwan di Amerika Serikat mengatakan ada kaitan kuat antara kegiatan seks oral dan kanker. Mereka kini mencoba mengungkap mengapa human papillomavirus menyebabkan peningkatan kasus kanker mulut pada pria kulit putih di negara itu.
Bukti-bukti seputar hubungan kanker mulut dan seks oral sebenarnya sudah lama diungkapkan para peneliti. Para ahli bahkan menemukan kanker mulut akibat infeksi human papillomavirus (HPV) kini lebih banyak terjadi dibandingkan dengan akibat penggunaan tembakau. Di AS, antara tahun 1974-2007 telah terjadi peningkatan kasus kanker mulut sampai 225 persen, mayoritas pada pria kulit putih.
"Jika dibandingkan dengan orang yang mendapat infeksi oral atau tidak, faktor risiko terbesar adalah jumlah pasangan kegiatan seks oral. Semakin banyak jumlah pasangan, semakin tinggi risikonya terkena kanker," kata Maura Gllison dari Ohio State University.
Studi sebelumnya menyebutkan, seseorang yang pernah melakukan seks oral dengan enam atau lebih pasangan dalam hidupnya memiliki risiko kanker 18 kali lebih tinggi dari mereka yang jumlah pasangannya kurang dari enam orang.
Salah satu hal yang masih menjadi misteri adalah mengapa peningkatan kasus kanker mulut lebih banyak ditemui pada pria kulit putih. Dibutuhkan waktu panjang untuk menjawabnya. Namun, para ahli yakin teknologi untuk mendeteksi HPV yang sudah dipakai di bidang kanker serviks akan membantu.
Saat ini diketahui terdapat 150 tipe HPV yang berbeda dan 40 tipe di antaranya bisa menyebabkan penyakit menular seksual. Beberapa di antaranya menyebabkan kutil kelamin dan sisanya bisa meningkatkan risiko kanker mulut, anal, vagina, dan penis.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar